Apakah yang dimaksud dengan prokrastinasi?

Istilah prokrastinasi digunakan untuk menunjukkan suatu kecenderungan menunda-nunda penyelesaian suatu tugas atau pekerjaan. Adapun studi yang dilakukan oleh beberapa peneliti di dunia, bahwa tindakan ini pada dasarnya adalah permasalahan regulasi diri atau bisa juga kita sebut kegagalan pengaturan diri.

Pelaku prokrastinasi atau prokrastinator mengetahui apa saja yang perlu dikerjakan tetapi tidak dapat mendorong diri sendiri untuk mulai mengerjakan tugas. Prokrastinator juga seringkali menipu diri sendiri dengan memiliki kepercayaan bahwa mereka dapat mengerjakan lebih baik dibawah tekanan waktu yang singkat atau sudah dekat dengan deadline. Menurut Joseph Ferrari, Ph.D, professor psikologi dari De Paul University, Chicago mengatakan bahwa terdapat 5 kebohongan yang dipercayai seorang prokrastinor, yaitu:

  1. Merasa masih banyak waktu mengerjakan tugas
  2. Merasa hanya sedikit waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas tersebut
  3. Merasa akan lebih semangat jika mengerjakan esok hari, minggu depan, bulan depan, atau waktu tertentu
  4. Tugas akan semakin sempurna apabila dikerjakan saat benar-benar ingin mengerjakannya
  5. Pengerjaan tugas tidak akan optimal ketika tidak berada dalam mood yang baik (menunggu mood)

Prokrastinasi tentu saja dapat berdampak negatif terhadap diri sendiri dan lingkungan. Seseorang dapat mengalami stres atau kecemasan ketika mengerjakan pekerjaan dalam keadaan terburu-buru. Tidak dapat fokus dengan baik karena waktu yang sudah “mepet”, dan mungkin saja terjadi risiko kecelakaan fisik.

Dengan banyaknya kerugian yang disebabkan dengan menunda pekerjaan, yuk kita coba beberapa tips di bawah ini.

  1. Buat Daftar Pekerjaan – Bekerja sesuai dengan daftar yang sudah dibuat dapat membantu kita mengatur timeline atau jadual yang tepat untuk setiap pekerjaan dan mengurutkan berdasarkan skala prioritas.
  2. Hindari Distraksi – Agar fokus terjaga, hindari tempat-tempat yang bisa mengganggu saat kita bekerja. Termasuk dengan gadget, kita dapat me-nonaktifkannya dahulu.
  3. Mulai Bekerja dan Selesaikan – Dengan terbiasa melakukan prokrastinasi, mungkin kita akan merasa kesulitan untuk langsung mulai bekerja. Jika perlu, paksa dirimu agar disiplin memulai pekerjaan dan menyelesaikannya.

Agent&Co saat ini mempunyai solusi digital recruitment, kontak kami di Get Started untuk informasi lebih lanjut.

Category
Tags

Comments are closed